Topiksatunews.com, Luwu Timur — Suasana haru dan semangat gotong royong menyelimuti Kantor Camat Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, saat berlangsungnya Launching Program Kartu Lansia Ibas–Puspa, Jumat siang (31/10/2025).
Program yang digagas sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat lanjut usia itu resmi mengaspal di Kecamatan Wasuponda, setelah sebelumnya diluncurkan di beberapa wilayah lain di Luwu Timur
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Luwu Timur, didampingi oleh Camat Wasuponda, perwakilan Koramil 1403-16 Nuha, Polsek Wasuponda, dan personel Satpol PP Kabupaten Luwu Timur. Turut hadir pula Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transportasi Luwu Timur, Kepala Desa Tabarano, serta Anggota DPRD Fraksi NasDem, Erni Malape.
Kantor Camat Wasuponda tampak ramai oleh kehadiran ratusan warga lansia yang datang dari berbagai desa untuk menerima langsung Kartu Lansia yang digagas oleh pasangan kepemimpinan Irwan Bachri Syam (Ibas) dan Puspawati Husler (Puspa).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Luwu Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya kalangan lanjut usia, karena program tersebut belum bisa mengakomodir seluruh lansia di kabupaten itu akibat adanya sejumlah aturan administratif yang masih dalam proses penyelarasan.
“Program ini belum bisa menjangkau semua lansia karena ada beberapa regulasi yang harus kami sesuaikan terlebih dahulu. Tapi kami berkomitmen untuk terus memperluas jangkauannya. Ini baru awal dari realisasi janji kami kepada masyarakat, atas dasar kecintaan kami terhadap orang tua di Luwu Timur,” tutur Wakil Bupati di hadapan peserta kegiatan.
Beliau juga menegaskan bahwa kehadiran Kartu Lansia Ibas–Puspa bukan semata bentuk bantuan tunai, tetapi merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial dan penghormatan kepada warga lanjut usia yang selama ini sering terabaikan dalam arus pembangunan daerah.
Di tengah kegiatan yang didominasi nuansa humanis dan rasa syukur, muncul kejutan tak terduga yang menambah semangat masyarakat Wasuponda. Bersamaan dengan peluncuran Kartu Lansia, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan pertanian provinsi berupa traktor konfersi (alsintan) kepada kelompok UPJA (Unit Pelayanan Jasa Alsintan) Kondu Onue Jaya yang berlokasi di Desa Tabarano, Kecamatan Wasuponda.
Penyerahan traktor tersebut disambut sorak gembira warga dan kelompok tani setempat. Kepala Desa Tabarano, Rimal Manuk Allo, yang turut hadir dalam kegiatan itu, menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Selatan atas perhatian nyata terhadap masyarakat petani di wilayahnya.
“Kami atas nama pemerintah Desa Tabarano mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Selatan atas bantuan alsintan yang hari ini kami terima. Dan yang paling kami apresiasi, terima kasih kepada dua tokoh muda kami, Umar Rauf dan Amin Lasampa, yang selama ini intens mengawal proses dan perjuangan agar bantuan traktor ini bisa terealisasi dan ditempatkan di Tabarano,” ucap ibu rimal.
Menurutnya, perjuangan panjang dan konsistensi pemuda lokal seperti Umar Rauf menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat menghasilkan dampak nyata bagi kemajuan pertanian dan kesejahteraan petani Wasuponda.
“Hingga akhirnya hari ini, traktor Jhon Deere bisa ditempatkan di Tabarano, dan akan dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat petani di wilayah Wasuponda.” tambahnya dengan tegas.
Kehadiran dua agenda besar peluncuran Kartu Lansia Ibas–Puspa dan penyerahan alsintan saat lounching di wasuponda menunjukkan arah pembangunan Luwu Timur yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada manusia. Lansia diberi perhatian sosial, sementara petani diberi dukungan produktif.
Tokoh muda Wasuponda, Umar Rauf, yang disebut dalam sambutan kepala desa, menyampaikan bahwa perjuangan menghadirkan bantuan alsintan ini adalah bagian dari tanggung jawab moral generasi muda terhadap masyarakat.
“Kami tidak ingin petani di Wasuponda terus menunggu tanpa kepastian. Kami kawal, kami dorong, dan kami pastikan alat ini bisa sampai di tangan yang tepat. Ini bukan untuk satu kelompok, tapi untuk semua warga Wasuponda,” ujarnya singkat namun penuh makna.
Sementara itu, masyarakat yang hadir mengapresiasi langkah pemerintah dan para pihak yang terlibat. Para lansia tampak bahagia menerima kartu yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka.
Dengan diluncurkannya program Kartu Lansia Ibas–Puspa di Kecamatan Wasuponda, pemerintah daerah kembali menegaskan komitmennya terhadap kelompok rentan dan produktif sekaligus. Hari itu, dua kelompok masyarakat lansia dan petani sama-sama pulang membawa kabar baik: bantuan sosial yang menyentuh hati dan alat pertanian yang menggerakkan ekonomi.












