Topiksatunews.com, Luwu Timur – RSUD I Lagaligo menyelenggarakan pelatihan Basic Obstetric dan Neonatal Life Support (BONeLS) yang bekerja sama dengan LP2TK Indonesia.
Pelatihan dalam penanggulangan kegawatdaruratan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam melakukan intervensi cepat dan tepat pada kasus Obsetric dan Neonatal. Pelatihan ini diikuti oleh 50 orang bidan yang bertugas di ruang Kamar Bersalin, IGD PONEK dan Nifas.
Pembukaan kegiatan pelatihan dilakukan oleh Plt. Direktur RS, dr. Irfan, M.Kes, Sp. PK yang dalam sambutannya berharap, peserta setelah mengikuti pelatihan mampu melakukan penatalaksanaan kegawatdaruratan Obtetri dan Neonatologi secara tepat dan cepat.
“Kegiatan pelatihan BONeLS ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan bahwa tenaga kesehatan yang akan melayani siap menghadapi berbagai situasi darurat obstetri dan neonatal yang mengancam jiwa” ucap Direktur
Ditempat yang sama, Kabid P2SDM, Ns. Yurni Rais, S.Kep selaku Ketua Panitia melaporkan bahwa kegiatan pelatihan diselenggarakan selama 5 hari dengan metode Blended System yaitu 2 hari daring dan 3 hari diselenggarakan secara luring dengan peserta terdiri atas 8 Bidan PNS, 15 Bidan CPNS, 22 Bidan P3K dan 5 Bidan UJ.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen RSUD I Lagaligo dalam menjamin tenaga pelayanan kesehatan yang kompeten, terutama dalam menghadapi situasi darurat yang memerlukan respons cepat dan penanganan yang tepat.
(Red)












