Topiksatunews.com, Lutim – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Luwu Timur mengajak seluruh satuan pendidikan untuk menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sejak dini, salah satunya melalui pembiasaan mencuci tangan menggunakan sabun di lingkungan sekolah.23/10/2026
Momentum Hari Cuci Tangan Sedunia menjadi pengingat pentingnya menjaga kebersihan diri sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, nyaman, dan mendukung proses belajar mengajar.
Kebiasaan mencuci tangan perlu ditanamkan sejak dini agar peserta didik memahami bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur menekankan pentingnya peran sekolah dalam membangun kesadaran peserta didik terhadap kebersihan diri dan lingkungan.
“Membiasakan anak mencuci tangan menggunakan sabun bukan hanya tentang menjaga kebersihan, tetapi juga membangun kesadaran dan kedisiplinan dalam menjaga kesehatan. Kami berharap kebiasaan baik ini diterapkan secara konsisten di sekolah maupun di rumah,” demikian draf tanggapan yang perlu dikonfirmasi kepada pihak Dikbud Luwu Timur sebelum dipublikasikan sebagai kutipan langsung.
Penerapan PHBS di sekolah dapat dilakukan dengan membiasakan peserta didik mencuci tangan sebelum makan, setelah menggunakan toilet, serta seusai melakukan aktivitas. Ketersediaan fasilitas cuci tangan, air bersih, dan sabun juga menjadi faktor penting dalam mendukung kebiasaan tersebut.
Selain membantu mencegah penyebaran penyakit, pembiasaan hidup bersih turut membentuk karakter peserta didik agar lebih disiplin, mandiri, dan peduli terhadap kesehatan lingkungan.
Melalui peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia, Dikbud Luwu Timur mengajak kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik untuk bersama-sama menjadikan kebersihan sebagai budaya yang diterapkan setiap hari.
Upaya ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat sekaligus membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya kesehatan.
RED












