Kasi Pendis Rabiah Buka Rapat Persiapan Monitoring Program Kesehatan Gigi dan Mulut di Luwu Timur

Topiksatunews.com, Lutim – Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur, Rabiah, membuka rapat koordinasi dan persiapan teknis monitoring lapangan Program Kesehatan Gigi dan Mulut atau Healthier Smiles Program, Senin (19/10/2026).

Rapat tersebut digelar untuk mematangkan persiapan pelaksanaan monitoring dan kunjungan lapangan ke sejumlah sekolah dampingan yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 20 Oktober 2026, dan Senin, 26 Oktober 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda Pertemuan Monitoring Working Group sekaligus menindaklanjuti surat dari Save the Children Indonesia terkait pelaksanaan Program Kesehatan Gigi dan Mulut di sekolah-sekolah dampingan.

Saat membuka kegiatan, Rabiah menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi seluruh pihak yang terlibat agar pelaksanaan monitoring dapat berjalan lancar dan sesuai dengan tujuan program.

Menurutnya, kesiapan tim menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan program kesehatan gigi dan mulut terlaksana secara optimal serta memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.

Monitoring lapangan ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pelaksanaan program di sekolah dampingan, sekaligus menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai hal yang perlu mendapat perhatian dalam mendukung peningkatan kesehatan gigi dan mulut anak.

Sesuai jadwal yang telah disepakati, kunjungan lapangan akan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada 20 dan 26 Oktober 2026. Tim monitoring dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu Tim 1, Tim 2, dan Tim 3.

Tim gabungan tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, instansi terkait, observer, serta fasilitator Focus Group Discussion (FGD) yang akan berinteraksi dengan anak-anak dan guru untuk memperoleh informasi serta masukan terkait pelaksanaan program.

Melalui rapat persiapan ini, seluruh tim diharapkan dapat memahami pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga proses monitoring berjalan terarah, efektif, dan terkoordinasi.

Kolaborasi antara Kementerian Agama, pemerintah daerah, instansi terkait, dan Save the Children Indonesia diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan Program Kesehatan Gigi dan Mulut di sekolah dampingan serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih sehat bagi anak-anak di Kabupaten Luwu Timur.

RED

banner 325x300